Berita

Inovasi Peternakan Ayam di Indonesia Bagian 2

Kendalikan FAdV

Melina Jonas, Research & Deve – lop ment Head Medion menjelaskan upaya mengendalikan infeksi Fowl Adenovirus (FAdV). Virus ini sulit dibunuh karena resisten terhadap desinfektan. Selain itu, Adenovirus tidak sensitif suhu. “Pada suhu 60- 70°C masih tahan selama 30 menit dan jangkauan pH juga lebih luas, tidak hanya pH netral tapi pH 3-9 masih bertahan hidup,” ulasnya. FAdV menyebar secara vertikal dan horizontal. Penyebaran ver – tikal dari induk sakit meng – hasilkan DOC berpenyakit. Secara horizontal melalui ayam sakit yang menginfeksi satu kandang. Masa inkubasi ce pat, sekitar 1-2 hari. Pe – nyakit ini terjadi karena di picu pe nyakit lain yang me nyebab – kan imunosupresi. Selain itu, stres akibat kepadatan tinggi atau biosekuriti yang jelek. Menurut Melina, belum ada vaksin untuk mengatasi FAdV. Jika peternak menemukan FAdV, yang harus dilakukan ialah desinfeksi dengan desinfektan go longan Io – din. Lalu, desinfeksi per sonal untuk mengurangi penye bar an serta desin feksi kendaraan dan pembatas lalu lin tas. Pena ngan an kasus ayam terlanjur sakit, meng gunakan produk herbal. Jika terjadi kom – plikasi koksidiosis, Melina meng anjur – kan aplikasi Fithe – ra. Komplikasi pe – nya kit mikotok si – kosis diatasi de ngan Free tox. “Un tuk me nangani ke r u – sak an hati bisa meng gunakan He – profit. Mem bantu meningkatkan sistem kekebalan tu – buh dengan Imus – tim. Untuk mene – kan kematian akibat ginjal bengkak, bisa diberikan Gum – bonal,” tandasnya.

Inovasi Mencegah Biofilm

Bubun Setyawan memaparkan pen – tingnya peranan air bagi ayam. Me – nurut Poultry Equipment Product Management Assistant Manager Me – dion itu, 70% tubuh ayam mengandung air yang digunakan untuk metabo – lisme dan mengatur kondisi suhu tu – buh. “Tanpa air yang baik, ayam mu – dah terkena penyakit. Kekurangan air 10% saja, ayam bisa mati,” ujarnya. Sayangnya, peternak kerap menda – patkan kualitas air di bawah standar. Yang tidak terlihat tapi membaha ya kan, yaitu munculnya biofilm di dalam pipa air minum. “Biofilm adalah la pisan bak – teri yang tipis, berlendir, dan menempel di permukaan. Biofilm bisa ada di manapun selama tempat itu basah atau lembap,” ulasnya. Karena banyak biofilm yang tidak bisa diber sihkan, risiko ayam terkena penyakit makin meningkat. Medion memperkenalkan Harso – nic® untuk mengatasi biofilm. Me – nurut Koen Kinsbergen, International Sales Director Harsonic, Harsonic® menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengurai dan menghilangkan biofilm sehingga mudah dibersihkan. “Tidak ada rekolonisasi karena bakteri mati, substrat nutirisi dan lapisan adesif dihilangkan di saat yang sama,” ungkapnya. Teknologi ramah ling – kungan ini tidak menyebabkan korosi pipa dan tidak menghasilkan rasa atau bau pada air.