Tekno

OPPO R1001 Joy Mini Lagi Handy

Oppo amat terkenal di sini, walaupun di negeri asalnya tak tembus 10 besar brand smartphone (catatan hingga Juni 2013). Tak banyak rilis varian, tapi beberapa menjerat mata kita. Sebutlah seri N1 dan Find 7. Tapi semuanya senilai dengan ponsel brand papan atas kelas menengah atas. Tak ada yang berada di bawah Rp 2 juta. Karena memang spek Oppo setara kelas atas. Oppo R1001 aka Joy adalah perkecualian. Diawali dengan aspek harga yang jauh lebih terjangkau. Kemudian faktor fsik yang apik, baru spesifkasi lainnya termasuk fitur dan konten.

Desain

Lupakan si bongsor, ini dibuat kecil. Menopang layar berukuran 4 inch. Material plastik berpadu dengan metal, walaupun sedikit namun memperkokoh struktur. Konstruksinya bukan unibody, sehingga semua slot kartu terletak di dalam, ditutup oleh cover belakang. Line metal kelir silver membuat kesan kinclong. Kontras dengan cover lis depan yang hitam kuat. Sementara punggungnya warna putih. Sungguh perpaduan apik. Lagi pula ia sangat handy. Lantaran bodinya dibikin tipis. Jadi enak saja diselipkan ke kantung. Seri ini memiliki dua slot kartu SIM GSM, di mana salah satunya memakai microSIM.

Layar

Pertimbangan harga jual amat penting, sehingga seri ini memilih memakai layar TFT. Tidak soal, toh yang penting ketika diperintah oleh jemari Anda bergerak responsif. Faktor ketajaman dan kejernihan layar juga amat diperhatikan. Tapi itu tak lepas dari desain icon yang tak kalah menariknya. Sehingga meski hanya 4 inch, kelihatan tetap lega.

Kinerja

Membawa OS versi Jelly Bean (4.2.2), Oppo Joy memang bukan disajikan bagi Android Freaky. Lebih tepat bagi seorang pemula yang tak peduli versi OS. Dengan tak terlalu banyak multimedia yang disodorkan, ia memang cukup memakai prosesor dengan clock speed 1,3 GHz dual core. Sayang memang RAM-nya yang hanya bertumpu pada memori 512 MB. Maka tak heran jika hasil uji kami pada tiga hal berikut agak kurang memuaskan. AnTuTu: 11094 Quadrant: 3499 NenaMark2: 46,6 Untunglah faktor baterai membantu kinerjanya paling tidak untuk keperluan pemakaian yang lebih panjang. Itu pun oleh Oppo masih ditambakan fitur Power Manager yang memantu mencek level baterai secara rinci. Sekaligus untuk mengontrol pemakaian atau mematikan fitur-fitur yang cepat menguras baterai.

Kamera

Tidak ada yang istimewa, apalagi Anda hanya bertumpu pada kamera dengan resolusi 3 MP. Sementara kamera depan yang bakal terpakai untuk selfe pun cuma berkaliber VGA. Hal-hal yang bisa Anda lakukan, selain pemotretan biasa juga menjajal mode-mode seperti beauty shoot atau panorama mode. Sementara mode pengaturannya memang sangat sederhana. Sebutlah Scene Mode, White Balance, selebihnya tak ada.

Audio

Pemutar audio lebih mempresentasikan tampilan yang lebih seru ketimbang ponsel Android sekelasnya. Folder-folder dengan icon yang fresh dan kreatif. Anda dapat meletakkan lagu berdasarkan folder atau album bikinan sendiri. Pun menambahkan folder baru. Sedangkan tampilan player menggunakan ikon piringan hitam yang tentu membuat kelihatan lebih artistik. Sementara kualitas audio yang ditawarkan tidak memiliki keistimewaan. Sebuah speaker didedikasikan, dengan posisi di punggung bawah.

Aplikasi

Oppo punya layanan penyimpanan fle via wireless bartajuk O–Cloud. Walaupun sebenarnya jika bicara ponsel Android ada beberapa pilihan, jika Anda ingin gunakan. Mari berpindah ke fitur layanan keamanan ponsel. Oppo menyediakan tiga jenis; Holiday Mode, Data Saving dan Guest Mode. Seri in juga telah dilengkapi dengan aplikasi Kingsoft Ofce Mobile, Flashlight (senter), sound recorder. Tapi yang membuatnya lebih berbeda adalah ajakan untuk menggunakan fitur Theme. Tentunya demi personalisasi. Pada online theme menawarkan puluhan theme yang semuanya amat kreatif. Dan hampir semua bergaya pop yang catchy.